Looping dan Array


  • Looping
  • Looping digunakan untuk mengulang instruksi dalam program. Misalnya anda ingin menamilkan tulisan "aku sayang ibu" sebanyak 10 x. Dengan cara manual tentu akan memakan waktu, walaupun dengan cara copy paste. Looping dalam c++ menggunakan for, while dan do while. 

    for

    Bentuk dari for adalah: 
    Inisialisasi merupakan inisialisasi nilai awal variabel yang digunakan dalam looping. Setelah itu dicek kondisi dari variabel tersebut, apakah memenuhi kondisi atau tidak. Jika memenuhi kondisi maka statement dibawahnya dieksekusi. Setelah statement dieksekusi maka variabel tadi terjadi increement atau decreement. Kemudian nilai variabel tadi dicek lagi.Berikut contoh program pakai for
    Pada contoh program di atas nilai awal variabel i adalah 0. Kemudian dicek kondisi apakah variabel i kecil dari 10. Ternyata nilai dari variabel i kecil dari 10. Maka akan tampil "ke 0-aku sayang ibu" dan enter. Setelah itu nilai variabel i diincrease maka nilai i menjadi 1. Setelah itu dicek lagi kondisi nilai dari variabel i. Dan begitu seterusnya. Mudah bukan? Coba ubah-ubah nilai i dan operatornya! Analisa sendiri. 

    while

    Pada while, statement akan dieksekusi jika masih memenuhi kondisi. Bentuk dari while adalah:
    Berikut adalah contoh programnya:
    Pada program diatas akan menampilkan tulisan sama pada contoh program for sebelumnya. Cuma inisialisasi awal nilai variabel i diluar struktur while dan increement setelah menampilkan tulisan "ke 0-aku sayang ibu" dan enter. Coba jalankan program dan analisa sendiri!

    do while

    Hampir sama dengan while cuma statement dalam do harus dieksekusi lebih dulu baru dicek kondisi. Sintaxnya sebagai berikut:
    Coba jalankan pasti akan sama. Kalau ada yang kurang mengerti langsung tanyakan saja di kolom komentar.
  • Array
  • Array adalah kumpulan dari nilai-nilai data bertipe sama. Ini adalah bentuk dasar dari array: Tipe_array nama_array[ukuran]. Misalnya:
    • int angka[10]
    • Pada contoh ini "angka" merupakan nama array itu sendiri dan "int" adalah tipe data yang digunakan pada array ini. Pada array ini terdapat 10 elemen array. Jadi kita dapat menyimpan data bertipe int sebanyak 10 buah.
    • string nama[10]
    • Pada contoh ini "nama" merupakan nama array itu sendiri dan "string" adalah tipe data yang digunakan pada array ini. Pada array ini terdapat 10 elemen array. Jadi kita dapat menyimpan data bertipe string sebanyak 10 buah.
    • int angka[]={1,2,3,5,78}
    • Pada contoh diatas kita langsung memasukkan data kedalam array sebanyak 5 buah elemen data yang bertipe integer. Ukuran array pada contoh di atas akan dibuat otomatis yaitu sebanyak data yang telah kita buat. Pada contoh di atas terdapat sebanyak 5 buah elemen array. Jadi ukuran array yang digunakan adalah 5.
      Untuk mengakses nilai array lihatlah contoh di bawah ini.
      • angka[0] menyimpan data 1
      • angka[1] menyimpan data 2
      • angka[4] menyimpan data 78
      Dapat kita lihat pada contoh diatas bahwa indeks array harus dimulai dari 0. Misalnya indeks array 3 mengandung data 5.

    Array dapat berbentuk dua atau multidimensi. Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah buah kolom bentuknya dapat berupa matriks atau tabel. Sedangkan array multidimensi merupakan array yang mempunyai ukuran lebih dari dua. Bentuk pendeklarasian array multidimensi sama saja dengan deklarasi array dimensi satu maupun dimensi dua. Berikut ini adalah bentuk pendeklarasian array dua dimensi dan multidimensi:
    • Tipe_array nama_array [baris][kolom]
    • Tipe_array nama_array [ukuran 1][ukuran 2] . . . [ukuran N]

    Berikut ini adalah contoh program yang akan menjelaskan penggunaan array satu dimensi dan array dua dimensi:
Mungkin sekian untuk tutorial kali ini semoga bermanfaat, dan jika kurang jelas langsung komen aja. Untuk tutorial berikutnya kita akan membahas fungsi, pointer dan struktur. Silakan klik disini.

Struktur Kondisi dan Pilihan dalam C++


Sebelum kita masuk pada struktur kondisi dan pilihan, ada baiknya kita mengenal dulu operator pembanding dan operator logika. Pada tutorial sebelumnya kita telah mengenal kedua operator ini.

Relational Operators

Misalkan nilai A=10 dan B=13, Maka:

OperatorDeskripsiContoh
==Mengecek nila antara dua variabel apakah sama atau tidak. Jika sama maka bernilai benar dan jika tidak bernilai salam(A == B) bernilai salah.
!=Mengecek nila antara dua variabel apakah sama atau tidak.Jika tidak sama maka akan bernilai benar.(A != B) bernilai benar.
>Mengecek nilai variabel yang kiri apakah lebih besar dari nilai variabel yang kanan. Jika iya maka bernilai benar.(A > B) bernilai salah.
<Mengecek nilai variabel yang kiri apakah lebih kecil dari nilai variabel yang kanan. Jika iya maka bernilai benar.(A < B) bernilai benar.
>=Mengecek nilai variabel yang kiri apakah besar sama dengan dari nilai variabel yang kanan. Jika iya maka bernilai benar.(A >= B) bernilai salah.
<=Mengecek nilai variabel yang kiri apakah kecil sama dengan dari nilai variabel yang kanan. Jika iya maka bernilai benar.(A <= B) bernilai benar.

Logical Operators

Misalkan A=1 (benar) dan B=0 (salah), maka:

OperatorDeskripsiContoh
&&Disebut dengan operator AND. Bernilai benar saat kedua variabel bernilai benar (bukan 0).(A && B) benilai 0 atau salah.
||Disebut dengan operator OR.Bernilai benar saat salah satu variabel bernilai benar (bukan 0) .(A || B) bernilai 1 atau benar.
!Disebut dengan operator NOT. Digunakan untuk membalikkan logika. Misalnya jika logika salah di NOT kan maka bernilai benar.!(A && B) bernilai 1 atau benar.

  • Struktur Kondisi
  • Struktur ini digunakan untuk mengeksekusi statements sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan. Bentuk umumnya adalah sebagai berikut:

    Pada bentuk di atas terdapat 2 kondisi. Jika kondisi terpenuhi/bernilai benar maka statement1 dieksekusi dan jika tidak statement2 dieksekusi. Nah, bagaimana kalau lebih dari 2 kondisi? Pada c++ kita memakai bentuk dibawah ini:
    Pada struktur diatas terdapat 4 kondisi. Jika kondisi1 salah maka akan dicek kondisi2 dan jika kondisi2 benar maka statement2 akan dieksekusi. Jadi statement akan dieksekusi sesuai dengan kondisi yang telah disediakan.
    Untuk lebih memahaminya coba jalankan program dibawah ini:
    Pada program di atas terdapat 4 kondisi, yaitu:
    1. a==3 >> artinya jika nilai a yang kita masukkan apakah sama denga 3.
    2. a>3 >> artinya jika nilai a yang kita masukkan apakah besar dari 3.
    3. a>0&&a<3 >> artinya jika nilai a diantara 0 dan 3.
    4. a kecil dari 0 tidak disebutkan, karena terdapat pada else bukan else if.
    Anda jalankan program diatas dan analisa sesuai nilai yang telah anda masukkan!. Struktur kondisi juga bisa mengunakan operator kondisional. Sintaxnya seperti di bawah ini:
    (kondisi)?statement1 : statement2;
    Jika kondisi benar maka statement1 dieksekusi dan jika salah statement2 dieksekusi.
  • Struktur Pilihan
  • Struktur pilihan pada c++ menggunakan statement switch. Yang mana mengeksekusi statement sesuai dengan nilai konstan yang diberikan. Nilai konstan ini harus pasti dan hanya bisa bertipe int, char, dan bool. Tidak boleh bertipe bilangan berkoma seperti float dan double. Sintaxnya adalah seperti dibawah ini:
    Agar lebih memahami coba jalankan program di bawah ini:
    Coba jalankan program di atas dengan mengganti input yang diminta. Dan jangan lupa coba untuk menghapus statement break. Silakan cari tau sendiri!!!.
    Mungkin cukup sekian untuk tutorial kali ini. Tutorial berikutnya kita membahas Looping dan Array. Silakan kilik disini. Kalau ada yang kurang mengerti langsung dikomen aja. Terimakasih.

Struktur Dasar C++

    Struktur dasar pada c++ meliputi sintax, tipe data, variabel, dan operator.
  • Sintax dasar c++
  • Dibawah ini adalah contoh program dasar dari c++:
    Program diatas contoh sederhana yang mewakilkan sintax dasar c++. Dari yang paling atas:
    1. file header >> Tempat fungsi yang akan kita gunakan. Pada program ini kita memakai   standar output yaitu "cout<<"assalamualaikum..  "<<endl;". Artinya kita memerintahkan komputer untuk menampilkan tulisan "assalamualaikum.." di console. Sintax "<<endl" merupan enter.
    2. fungsi utama >> Merupakan fungsi yang dieksekusi terlebih dahulu oleh komputer. Instruksi yang akan kita tulis juga terdapat disini. Seperti instruksi untuk menampilkan tulisan "assalamualaikum..".
    3. tanda titik koma (;) >> Sebagai penutup antar instruksi. Coba kita lihat pada fungsi utama di atas, terdapat dua buah instruksi yaitu "cout<<"assalamualaikum..  "<<endl" dan "return 0". Sebagai mana yang kita lihat kedua instruksi di atas ditutup dengan tanda titik koma (;).
    4. tanda "{" dan "}" >> Berguna untuk pembuka instruksi dan penutup instruksi.
  • Tipe data
  • Untuk menyimpan sebuah nilai selama program dieksekusi kita harus menyimpannya sesuai dengan tipe data. Karena sebuah nilai di dalam program akan mempunyai ukuran yang berbeda. Misalnya, ukuran sepatu kita 40, kita pakai yang ukuran sepatu 45, tentu secara fisik akan banyak memakan bahan, karena ukurannya yang terlalu besar. Atau kita memakai sepatu yang terlalu kecil, otomatis kita akan merasa tidak nyaman memakainya. Nah, begitu juga dengan sebuah nilai di dalam program. Kita harus memasukkan nilai ke variabel dengan tipe data yang sesuai.
     Berikut ini adalah tipe data yang digunakan dalam c++:

    Tipe Data Ukuran dalam byte Range
    char 1byte -128 to 127 or 0 to 255
    unsigned char 1byte 0 to 255
    signed char 1byte -128 to 127
    int 4bytes -2147483648 to 2147483647
    unsigned int 4bytes 0 to 4294967295
    signed int 4bytes -2147483648 to 2147483647
    short int 2bytes -32768 to 32767
    unsigned short int 2bytes 0 to 65,535
    signed short int 2bytes -32768 to 32767
    long int 8bytes -2,147,483,648 to 2,147,483,647
    signed long int 4bytes -2,147,483,648 to 2,147,483,647
    unsigned long int 4bytes 0 to 4,294,967,295
    float 4bytes +/- 3.4e +/- 38 (~7 digits)
    double 8bytes +/- 1.7e +/- 308 (~15 digits)
    long double 8bytes +/- 1.7e +/- 308 (~15 digits)
    Dapat kita lihat pada tabel di atas bahwa tipe datanya dalam bentuk "byte". Kita tau bahwa 1 byte = 8 bit. Artinya setiap 1 byte dikali dengan 8 dan satuannya dalam bit. Misalnya tipe data char berukuran 1byte akan sama dengan 8 bit. Kita tau bahwa 1 bit bisa menyimpan 0 atau 1. Sehingga banyaknya kemungkinan yang terjadi adalah 2 pangkat 8 (2^8) adalah 256. Kita lihat pada tabel di atas bahwa range dari tipe data char adalah -127-128 atau 0-255. Berarti pada range ini terdapat 256 macam angka. Begitu juga dengan tipe data yang lainnya. 
    Agar lebih paham coba jalankan program dibawah ini (jika belum tau cara menjalankannya klik disini):
    Tipe data di atas adalah tipe data yang sering digunakan dalam pemrograman c++. Program di atas akan memperlihatkan tipe data yang kita inginkan
    Berikut ini adalah screenshot programnya:
  • Variabel
    Selama program berjalan dibutuhkanlah sebuah tempat untuk menyimpan nilai yang diolah oleh program. Tempat ini dinamakan dengan variabel. Nilai pada variabel dapat diubah-ubah selama program dijalankan. Berikut adalah cara pendeklarasian variabel:                                     Tipe_data nama_variabel; contoh: int a; char ab;
  • 1. int a >> nama variabelnya adalah a dengan tipe data yang disimpannya adalah int.
    2. char ab >> nama variabelnya adalah ab dengan tipe data yang disimpannya adalah char.

    Berikut adalah aturan penamaan variabel:
    1. case sensitivve artinya int A akan berbeda dengan int a.
    2. Tidak boleh mengandung simbol. Kecuali underscore "_". Misal: int #a, float r$fd.
    3. Tidak boleh mengandung spasi. Misal: int nilai siswa.
    4. Tidak boleh didahului oleh angka. Misal: double 3nilai.
    5. Tidak boleh mengulang nama variabel. Misal: double angka; kemudian kita buat lagi int angka.

    Untuk lebih mamahami penggunaan variabel, coba jalankan program di bawah ini:


    Pada program di atas terdapat 3 buah variabel. 2 buah variabel bertipe int dan 1 variabel bertipe float. Mula-mula anda diminta untuk memasukkan nilai ke variabel a. Kemudian tekan tombol enter. Setelah itu diminta untuk memsukkan nilai b dan begitu juga dengan variabel c. Setelah itu nilai yang kita masukkan tadi ditampilkan. Setelah itu kita diminta untuk memasukkan nilai lagi. Misalnya tadi nilai pada variabel a=5. Sekarang kita masukkan 7. Artinya nilai pada variabel a yang terbaru adalah 7. Nah setelah menjalankan program ini tentunya anda sudah lumayan paham bukan?
    Untuk Membuat variabel yang tidak bisa diubah-ubah selama program dijalankan kita bisa menggunakan konstanta. Nah seperti namanya konstanta adalah variabel yang nilainya tidak bisa diubah-ubah selama program dijalankan. Untuk pendeklarasian sintax konstanta sita:

    1. "const int a=4;" >> artinya variabel a bernilai 4, dan nilainya bersifat konstan.
    2. "#define phi 3.14" >>artinya nilai phi adalah 3.14 dan nilainya bersifat konstan.
    Coba ubah program sebelumnya dari "int a,b;" menjadi "const int a=4,b=2;". Kemudian jalankan program tersebut. Apa yang terjadi? Hah, error? yap.. Pasti error lah karena pada awal program kita mendeklarasikan variabel a sebagai konstanta yang bernilai 4. Dan diprogram diminta lagi untuk memasukkan nilai ke variabel a. Begitu juga dengan b.
  • Operator
  • Pada c++ terdapat operator berikut: 
    1. sama dengan (=) >> Untuk memasukkan nilai ke variabel. contoh int a=5.
    2. aritmatik (* , / , + , - , %) >> operasi matematika. misal c=a+b.
    3. compound assaigment (+= , -= , *= , /= , %= ) >> mempersingkat operasi aritmatik.
        contoh: a=a+b akan sama dengan a+=b.
    4. increase dan decrease (++ , --) >> misal nilai a=3, kemudian a++. Maka nilai a yang baru           adalah 4. atau a--. Maka nilai a yang baru adalah 2.
    5. Relational dan operator equality (==, != , > , < , >= , <= ) >> melihat kondisi dari sebuah           variabel. Untuk penggunaan operator ini akan kita bahas pada tutorial selanjutnya.
    6. Operator logika (! , && , || ) >> untuk operasi logika. Kita akan membahasnya pada tutorial       berikutnya.
    Sebenarnya masih banyak operasi yang lain. Mungkin anda bisa cari sendiri. Karena saya lebih suka mengajarkan agar anda bisa mengembangkannya. Untuk lebih memahami penggunaan operator coba anda jalankan program di bawah ini:
  • Standar Input Output
  • Standar input pada c++ menggunakan cin. Digunakan untuk memasukkan nilai ke variabel dari user. Standar output pada c++ menggunakan cout. Digunakan untuk menampilkan tulisan atau nilai yang terdapat pada varabel ke console. Berikut adalah contoh programnya:
    Program diatas akan sama dengan program di bawah inI;
    Coba analisa sendiri apa perbedaan program di atas. 
    Mungkin sekian untuk bagian dua ini. Jika ada yang kurang paham langsung di komen aja.
    Untuk tutorial berikutnya kita akan membahas tentang "Struktur Kondisi dan Pilihan". Silakan klik disini.

Menginstal Compiler Dev-c++ dan Menjalankan Program C++

Mungkin agan bertanya-tanya apa itu compiler? Nah, langsung saja compiler adalah suatu program yang mengubah bahasa bahasa program (source file) kedalam bahasa mesin. Mungkin bisa dilihat pada gambar di atas. Untuk compiler yang kita pakai disini adalah Dev-c++. Menginstalnya juga tidak rumit. Kita cuma menekan tombol next. Bisa di download disini. Setelah anda mendownloadnya ikuti perintah di bawah ini:
  1. Klik dua kali file yang sudah didownload tadi, maka gambarnya akan seperti dibawah ini: 
  2. Klik next, maka akan muncul:
  3.  Pilih tempat penginstalan yang anda suka, setelah itu klik install.
  4. Setelah itu klik finish.
Mungkin untuk proses pengistalan ini sangat mudah. Untuk menjalankan program pada Dev-c++ ini ikuti langkah berikut ini:
  1. Buka Dev-c++ anda.
  2. Klik file >> new>>source file.
  3. Coba copy can program di bawah ini:
  4. Setelah itu klik execute >> compile and run>>save. Maka akan muncul seperti dibawah ini:
Selamat!! Anda sudah bisa membuat program dan menjalankannya. Jika ada yang kurang paham langsung di komentar saja. Untuk proses selanjutnya klik disini.